HARI JADI KE-70, WARGA GUWOSARI BEREBUT BERKAH

Peringati hari jadi, ribuan warga Desa Guwosari padati jalan dari Kentolan Lor menuju Balai Desa Guwosari pada hari Minggu, 30 Oktober 2016. Ribuan warga tersebut turut serta memeriahkan hajatan desa yang mengarak gunungan yang selanjutnya diperebutkan secara massal.

Kemeriahan di sepanjang jalan dusun Kentolan Lor sampai di Balai Desa Guwosari yang dipadati oleh ribuan warga terjadi pada Minggu pagi (30/10/2016). Hal tersebut terjadi lantaran adanya arak-arakan 14 gunungan yang dilakukan oleh para bregada atau pasukan dengan busana keprajuritan keraton dari dusun-dusun di wilayah Guwosari. Keempatbelas gunungan yang dimaksud antara lain: Kentolan Lor, Kentolan Kidul, Gandekan, Dukuh, Iroyudan, Kedung, Kadisono, Karangber, Santan, Kalakijo, Bungsing, Pringgading, Kembanggede, serta Bolo Mancing Pajangan. Kegiatn yang dikawal oleh Karang Taruna Dipo Ratna Muda ini selanjutnya bergerak menuju Balai Desa Guwosari, untuk selanjutnya didoakan agar memberikan manfaat bagi masyarakat. Satu hal yang paling dinantikan oleh sebagian masyarakat yang ambil bagian dalam kegiatan ini adalah perebutan gunungan yang diarak tersebut. Kegiatan ini merupakan puncak dari serangkaian kegiatan peringatan hari jadi yang di mulai dari Kamis (27/10/2016), telah melibatkan berbagai unsur seperti Linmas, TP PKK, Karang Taruna Dipo Ratna Muda, LPMD, BPD. Acara tersebut merupakan agenda rutin dari pemerintah Desa Guwosari. Pada peringatan kali ini, rangkaian kegiatan meliputi upacara hari jadi, ziarah makam dan tabur bunga, loba Mars PKK, Aksi Donor Darah, senam massal, diskusi publik dan sambung rasa Karang Taruna se-Kabupaten Bantul, Jathilan “Kudho Mataram”, Pentas Kesenian Lokal Pekbung dan Angklung, serta ditutup degan Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk pada Minggu (30/11/2016) dengan lakon “Semar Mbangun Kahyangan”. (NH)

HARI JADI KE-70, WARGA GUWOSARI BEREBUT BERKAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *